Kenaikan harga ponsel di Januari 2026 mulai dari Rp100 ribu hingga hampir Rp800 ribu.

Harga ponsel atau smartphone dari empat pabrikan asal China, yaitu Xiaomi, Redmi, Poco, dan Vivo dikabarkan naik pada awal 2026.
Kenaikan harga itu tidak hanya dialami oleh ponsel di seri flagship, melainkan juga di mid-range dan low-end.
Tetapi, berdasarkan data yang dihimpun dari KompasTekno, jumlah ponsel yang berada di segmen low-end paling banyak terdampak.
Hal ini berkaitan dengan laporan terbaru yang diterbitkan oleh International Data Corporation (IDC).
Baca juga: Harga Ponsel Diprediksi Naik di 2026 karena AI
Berdasarkan laporan IDC pada pertengahan Desember 2025, kelangkaan RAM berpotensi menjadi masalah permanen di industri teknologi.
Salah satu penyebabnya adalah penggunaan AI generatif yang semakin masif, sehingga mendorong produsen untuk menciptakan RAM yang memiliki daya komputasi besar.
“Dalam kasus krisis memori yang akan datang, ini adalah sesuatu yang akan sangat memukul pasar, terutama bagi produsen ponsel yang bermain di segmen bawah, di mana margin sangat ketat,” ujar Nabila Popal, Senior Research Director IDC.
Harga ponsel premium vs low-end
Kemudian, IDC menyebutkan dalam laporan terbarunya, memori menyumbang 15-20% dari biaya material di segmen ponsel low-end.
Proporsinya lebih tinggi 5% daripada ponsel premium, karena sebanding dengan harga jualnya yang lebih mahal.
Baca juga: Honor Power 2 Meluncur, Desain Mirip iPhone 17 Pro
Maka dari itu, segmen ponsel low-end kemungkinan akan mengalami fluktuasi terbesar. Menurut prediksi Nabila, harga di kategori ini akan melonjak sekitar 5-10%.
Lalu, IDC juga membeberkan bahwa 51% smartphone yang dikirimkan pada kuartal ketiga (Q3) 2025 memiliki setidaknya 8GB RAM atau lebih.
Setelah itu, jumlahnya meningkat menjadi hampir 93% untuk ponsel yang harganya $400 ke atas.
“Smartphone kelas bawah dan menengah mungkin akan kembali ke konfigurasi 4GB untuk mempertahankan harga pasar di 2026,” kata Francisco Jeronimo, Vice President of Client Devices IDC.
Baca juga: Puluhan Notebook Terbaru Bakal Hadir di Indonesia
Namun, belum diketahui secara pasti, apakah kelangkaan RAM berpengaruh terhadap kenaikan harga ponsel di Indonesia.
Berikut daftar harga ponsel Xiaomi, Redmi, Poco, dan Vivo yang mengalami kenaikan di tahun ini.
Xiaomi
| Ponsel | Memori | Harga Launch | Harga Jan 2026 |
| Xiaomi 15T | 12/256GB | Rp6.999.000 | Rp7.499.000 |
| 12/512GB | Rp7.499.000 | Rp7.999.000 | |
| Xiaomi 15T Pro | 12/512GB | Rp9.999.000 | Rp10.499.000 |
Redmi
| Ponsel | Memori | Harga Launch | Harga Jan 2026 |
| Redmi 15C | 6/128GB | Rp1.599.000 | Rp1.749.000 |
| 8/256GB | Rp1.799.000 | Rp1.949.000 | |
| Redmi A5 | 4/128GB | Rp1.199.000 | Rp1.399.000 |
Poco
| Ponsel | Memori | Harga Launch | Harga Jan 2026 |
| Poco C85 | 6/128GB | Rp1.549.000 | Rp1.649.000 |
| 8/256GB | Rp1.749.000 | Rp1.849.000 | |
| Poco C71 | 4/128GB | Rp1.099.000 | Rp1.399.000 |
Vivo
| Ponsel | Memori | Harga Launch | Harga Jan 2026 |
| Vivo Y21d | 4/128GB | Rp2.100.000 | Rp2.599.000 |
| 6/128GB | Rp2.400.000 | Rp2.849.000 | |
| 8/128GB | Rp2.600.000 | Rp3.399.000 | |
| 6/256GB | Rp2.600.000 | Rp3.399.000 |
