Rencana Apple terbongkar, iPhone lipat diramalkan bakal menjadi salah satu ponsel bertenaga AI dengan bodi tertipis di dunia.

Apple kembali mengguncang industri ponsel lewat rencana peluncuran iPhone lipat, yang rumornya akan menghadirkan sejumlah peningkatan, khususnya pada sistem AI.
Kabar ini mencuat setelah seorang analis dari TF International Securities, Ming-Chi Kuo, memberikan pandangannya tentang rencana masa depan Apple.
Berdasarkan pengamatan Ming, fungsionalitas multimoda dan integrasi lintas aplikasi menjadi tren dalam penggunaan perangkat AI.
Maka dari itu, ia berpendapat bahwa ponsel yang juga disebut dengan iPhone fold ini berpotensi menjadi perangkat yang benar-benar didukung oleh AI.
Baca juga: Harga iPhone 17 Series di Indonesia Resmi Dirilis
Ponsel lipat sejatinya memiliki layar yang lebih besar daripada layar ponsel konvensional, jadi memungkinkan peningkatan pengalaman pengguna terhadap pemanfaatan AI.
Misalnya, pengguna bisa mengobrol dengan chatbot tentang rencana perjalanan sambil melihat aplikasi peta lengkap secara bersamaan dalam satu perangkat.
Sebagai informasi, saat ini sejumlah iPhone terbaru telah didukung oleh AI yang bernama Apple Intelligence.
Mulai dari fitur Live Translation, Image, Wand, Smart Reply, dan lain-lain tersedia bagi penggunanya.
Selain itu, asisten virtual Siri juga sudah terintegrasi dengan ChatGPT, sehingga mempermudah pengoperasiannya tanpa perlu berpindah perangkat.
Desain ultra tipis
iPhone lipat disinyalir akan mengusung desain bergaya buku, dengan layar utama berukuran sekitar 7,8 inci dan layar penutup sekitar 5,5 inci.
Engselnya menggabungkan baja tahan karat dan paduan titanium, sementara bagian casing menggunakan campuran titanium.
Baca juga: Ponsel Pintar dengan Fitur AI Terbaik 2025 di Indonesia
Lalu, kamera belakang dilengkapi pengaturan lensa ganda serta satu kamera depan yang tersedia dalam keadaan terlipat maupun tidak dilipat.
Hal lain yang tidak kalah menarik adalah bentuknya yang ultra tipis. Ming memprediksi, ukuran iPhone lipat hanya 4,5–4,8 mm saat tidak dilipat (unfolded).
Lebih tipis dari iPhone 17 Air (5,6 mm) yang sekarang menyandang “sabuk” iPhone paling langsing sepanjang masa.
Apabila benar adanya, iPhone lipat akan bersanding dengan Oppo Find N5 dan Samsung Galaxy Z Fold7 di jajaran ponsel lipat tertipis di dunia.
Baca juga: Segudang Fitur AI iPhone 17 dari Apple Intelligence
Tetapi, menurut Ming, fitur Face ID mungkin tidak terdapat di iPhone berlayar lipat karena keterbatasan ruang internal.
Sebagai gantinya, Apple akan mengembalikan Touch ID ke tombol samping demi mempertahankan desain ultra tipis ponsel lipat mereka.
Layak untuk ditunggu, bagaimana strategi Apple menyiasati prosesor, memori, baterai, atau perangkat keras lainnya agar sesuai dengan spesifikasi iPhone Fold.
Ketersediaan dan harga
iPhone lipat generasi pertama masih dalam tahap pengembangan dan mulai diproduksi massal pada kuartal keempat 2026.
Ming melaporkan, Apple akan membatasi volume produksi ponsel lipat generasi pertama hingga 2027 dengan proyeksi pengiriman 3-5 juta unit.
Selanjutnya, produksi massal iPhone lipat generasi kedua diperkirakan terjadi pada paruh kedua 2027.
Beralih ke harga iPhone lipat, estimasinya adalah di atas $2.000 (sekitar Rp33,3 juta), banderol yang terasa cukup premium.
Walaupun begitu, Ming memperkirakan harga tersebut sebanding dengan kualitas iPhone lipat.
Perlu di garis bawahi, iPhone lipat bukan nama produk sebenarnya, melainkan hanya terminologi untuk memudahkan penyebutan versi atau jenis produk.
Setelah itu, semua informasi mengenai iPhone lipat masih bersifat prediksi. Jadi, tunggu kabar resmi Apple terkait produk ponsel lipat mereka.
