Hadir di Indonesia, spesifikasi Vivo X300 Series mendapatkan sejumlah peningkatan fitur dan performa.

Vivo X300 Series resmi meluncur di Indonesia pada Kamis (21/11/25) dengan membawa dua model, yaitu Vivo X300 Pro dan base model.
Keduanya menjalankan sistem operasi Android 16 dan OriginOS 6 yang ditopang oleh chipset Mediatek Dimensity 9500 (3nm), CPU Octa-core, serta GPU Arm G1-Ultra.
Lalu, baik Vivo X300 Pro dan base model sama-sama menggunakan tipe RAM LPDDR5X Ultra dan ROM UFS 4.1 di sistem memori.
Baca juga: Mengintip Spesifikasi Poco F8 Series, Rilis Bulan Ini
Pada pengisian daya nirkabel, Vivo mengandalkan flash charge 90W untuk menambah daya baterai dari kedua ponsel flagship terbaru mereka ini.
Walaupun begitu, terdapat perbedaan yang cukup signifikan dari Vivo X300 Pro dan base model, terutama di sisi kamera, layar, baterai, serta harga.
Kamera Vivo X300 Series
Sistem kamera di ponsel flagship Vivo memang menjadi salah satu perangkat yang paling menarik untuk dilirik lebih dalam.
Pasalnya, DxOMark sempat menobatkan model sebelumnya, yakni Vivo X200 Ultra, di urutan keempat ponsel terbaik di dunia.
Maka dari itu, wajar jika perangkat pencitraan ini mendapatkan ekspektasi lebih di seri X terbaru Vivo.
Baca juga: OnePlus AI Jadi Fitur Unggulan di Ponsel OnePlus 15
Mengutip laman resmi Vivo dan GSM Arena, terdapat 4 kamera berlensa Zeiss yang terpasang di Vivo X300 Series, tiga di belakang dan sebuah kamera di depan.
Tiga kamera belakang berada di modul besar berbentuk lingkaran dengan lensa wide, periscope telephoto, dan ultra-wide.
Selain itu, tertanam chip V3+ yang berfungsi untuk meningkatkan hasil perekaman video di tahap post-processing hingga 4K@120fps.
Kamera Vivo X300 base model
Kamera utama Vivo X300 base model beresolusi 200 MP f/1.7 23mm dengan teknologi PDAF, OIS, dan lensa Zeiss Ultra-Clear Imaging.
Selanjutnya ada kamera berlensa periscope telephoto 50 MP f/2.6 70mm, PDAF, OIS, 3x optical zoom, dan teknologi VCS dengan standar Zeiss APO (apochromatic).
Tidak ketinggalan lensa ultra-wide 50 MP f/2.0 15mm AF, serta kamera depan 50 MP f/2.0 20mm AF.
Kamera Vivo X300 Pro
Beralih ke Vivo X300 Pro, kamera utamanya beresolusi 50 MP f/1.57 24mm lengkap dengan teknologi PDAF dan OIS, serta menggunakan sensor Sony LYT-828.
Sebagai catatan, LYT-828 adalah sensor canggih yang memiliki teknologi Hybrid Frame-HDR yang bisa memperluas rentang dinamis kamera dan UHCG (Ultra-High Conversion Gain) untuk mengurangi noise.
Maka dari itu, sensor ini memungkinkan pengambilan gambar HDR secara real-time dan memproduksi foto yang lebih detail.
Baca juga: Fitur AI Vivo dan Spesifikasi Vivo X300 Series
Berikutnya terdapat periscope telephoto 200 MP f/2.67 dengan spesifikasi 85mm, multi-directional PDAF, OIS, dan 3,7x optical zoom.
Khusus di lensa tele, Vivo memastikan bahwa X300 Series dapat menangkap lebih banyak cahaya untuk menghasilkan gambar yang tajam meskipun memotret dari jarak jauh.
Terakhir adalah ultra-wide dan kamera depan yang spesifikasinya sama dengan X300 base model.
Spesifikasi lainnya
Vivo X300 Series mengusung layar LTPO AMOLED 120Hz 1.07 miliar warna dengan kecerahan puncak 4.500 nits, yang diperkuat format HDR10+ dan HDR Vivid.
Perbedaan layar X300 dan X300 Pro terletak pada ukurannya, serta teknologi Dolby Vision yang hanya ada di model Pro.
Perbandingan X300 dan X300 Pro
| Perangkat | Vivo X300 | Vivo X300 Pro |
| Layar | 6.31” 1.216×2.640px 460 PPI IP68/69 | 6.78” 1.260×2.800px 452 PPI IP68/69 |
| RAM/ROM | 12GB/256GB 16GB/512GB | 16GB/512GB |
| Dimensi(mm) | P: 150.57 L: 71.92 T: 7.95 | P: 161.98 L: 75.48 T: 7.99 |
| Berat | 190g | 226g |
| Baterai | 6.040 mAh | 6.510 mAh |
| USB Type-C | 3.2 Gen 1 OTG | 3.2 Gen 1 OTG |
| NFC | Ya | Ya |
Harga Vivo X300 Series
Saat ini, Vivo X300 Series sudah dijual dengan sistem pre-order di semua rekanan resmi Vivo.
Harga Vivo X300 Pro di Indonesia adalah Rp18.999.000 dengan kapasitas penyimpanan 16GB/512GB.
Sementara itu, harga Vivo X300 base model 12GB/256GB adalah Rp14.999.000, sedangkan varian 16GB/512GB dilego Rp16.999.000.
