Bukan hanya live streaming TikTok, Piala Dunia 2026 dikabarkan akan memanfaatkan teknologi AI.

FIFA dan TikTok mencapai kesepakatan untuk menjalin kerja sama strategis dalam penayangan konten Piala Dunia 2026.
Tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk berbagai kegembiraan dari ajang sepakbola paling bergengsi sejagat tersebut.
Berdasarkan laman resminya, FIFA mengatakan bahwa TikTok menjadi Platform Pilihan pertama di dunia yang berkolaborasi dengan mereka.
Hal ini memungkinkan TikTok untuk menayangkan live streaming sebagian pertandingan selama turnamen berlangsung.
Baca juga: Adidas Trionda, Bola Piala Dunia 2026 Bertenaga AI
Selain itu, penggemar dapat menemukan konten yang menarik lewat TikTok GamePlan, seperti informasi tiket, stiker, filter, serta fitur gamifikasi.
“TikTok GamePlan mengubah antusiasme penggemar menjadi hasil bisnis yang terukur bagi mitra olahraga kami,” kata James Stafford, Global Head of Content Tiktok.
James melanjutkan, terdapat 42% penggemar yang tertarik menonton pertandingan langsung setelah menyaksikan konten olahraga di TikTok.
Maka dari itu, kolaborasi yang telah terjalin sejak Piala Dunia Wanita FIFA 2023 ini diharapkan mampu merangkul generasi sepak bola secara luas.
Dampak kepada kreator
Seiring dengan pertumbuhan dan evolusi sepakbola, pertandingan Piala Dunia FIFA jadi lebih mudah dijangkau berkat live streaming TikTok.
Lalu, sangat berdampak positif bagi kreator, karena FIFA memberikan akses liputan Piala Dunia 2026 yang lebih komprehensif kepada kreator TikTok global yang terpilih.
Kreator akan mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dalam pembuatan konten dari arsip FIFA, serta menghadiri konferensi pers dan sesi latihan.
Baca juga: Teknologi Industri Sepakbola di Masa Depan
Mattias Grafström, Sekretaris Jenderal FIFA, mengatakan, kerja sama ini membuat penonton lebih dekat dengan aksi-aksi di balik layar.
“Ini adalah kolaborasi inovatif dan kreatif yang akan menghubungkan lebih banyak penggemar di seluruh dunia melalui cara yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Mattias.
AI di Piala Dunia FIFA 2026
Piala Dunia 2026 berlangsung dari tanggal 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Laga perdana dilakoni oleh Meksiko vs Afrika Selatan. Total, terdapat 104 pertandingan dan 48 tim yang siap berlaga di turnamen sepakbola empat tahunan itu.
Kemudian, berbeda dengan edisi sebelumnya, Piala Dunia 2026 rencananya akan memanfaatkan teknologi AI.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan FIFA adalah Football AI Pro, asisten pengetahuan berbasis AI generatif yang dibangun khusus untuk mendukung seluruh tim.
Baca juga: Teknologi AI Bakal Bantu Inggris di Piala Dunia 2026
Platform ini dikembangkan di atas Football Language Model milik FIFA dan mampu menganalisis ratusan juta titik data.
Setelah itu, data yang terkumpul akan menghasilkan wawasan tervalidasi dalam bentuk teks, video, grafik, sampai dengan visualisasi 3D.
Football AI Pro juga sangat membantu pekerjaan tim wasit untuk melacak pergerakan pemain, membuat keputusan offside, dan menganalisis pertandingan.
