Teknologi AI Bakal Bantu Inggris di Piala Dunia 2026

Timnas Inggris menggunakan teknologi AI untuk menyempurnakan penalti dan memantau kebugaran para pemain.

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Inggris dikabarkan akan memanfaatkan teknologi AI sebagai bagian dari rencana dasar mereka di Piala Dunia 2026.

AI digunakan untuk mengumpulkan berbagai informasi menarik dan kompleks, termasuk menganalisa pertandingan dan membuat presentasi ringkas.

Tujuannya adalah agar para pemain bisa membuat keputusan yang lebih baik di lapangan, khususnya dalam mengeksekusi tendangan penalti.

Melansir BBC, The Three Lions rencananya menggunakan beberapa perangkat AI buatan perusahaan teknologi eksternal dan FA (The Football Federation).

Baca juga: Adidas Trionda, Bola Piala Dunia 2026 Bertenaga AI

“AI dapat menunjukkan kecenderungan tertentu, di mana pemain lawan menempatkan penalti mereka yang mungkin tidak kami pikirkan,” ujar Rhys Long, Head of Performance Insights & Analysis FA.

Ia melanjutkan, AI mampu memangkas waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan informasi penalti, dari 5 hari menjadi 5 jam saja.

Semua informasi penting seperti kecenderungan penjaga gawang lawan, sudut tendangan, arah bola, dan sebagainya akan divisualisasikan dalam bentuk grafik.

Kemudian, pemain dan pelatih harus berdiskusi dengan baik untuk memahami data-data yang diberikan AI.

Baca juga: Robot AI Jadi Wasit Sepakbola Masa Depan?

Sejauh ini hasilnya cukup memuaskan, karena sejak 2016 rekor penalti Inggris telah meningkat signifikan.

Pada 4 pertandingan internasional terakhir, Inggris berhasil mengemas 3 kemenangan dan 1 kekalahan dalam drama adu penalti.

Penerapan teknologi AI dalam sepak bola memang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Mulai dari menganalisa pertandingan sampai melacak puluhan ribu pergerakan di lapangan setiap detik, AI mampu menyajikannya secara instan.

Bidik gelar Piala Dunia 2026

Timnas Inggris akan berangkat ke Amerika Utara dengan ambisi besar, yaitu merebut gelar Piala Dunia 2026.

Tim asuhan Thomas Tuchel ini tergabung dalam grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama.

Inggris dijadwalkan melakoni pertandingan pertama Piala Dunia 2026 melawan Kroasia pada 18 Juni, dilanjutkan bertemu Ghana (24 Juni), dan terakhir Panama (28 Juni).

Baca juga: Model AI Terbaru Liverpool dan Google DeepMind Terungkap

Mengingat jadwal pertandingan yang sangat ketat, Timnas Inggris harus menjaga kebugaran para pemainnya selama berlaga di kompetisi sepak bola sejagat tersebut.

Maka dari itu, Inggris juga memanfaatkan teknologi AI untuk memantau kondisi fisik pemain mereka.

“AI mungkin menemukan sesuatu dari kumpulan data kesehatan para pemain, yang kemudian berdampak pada latihan mereka,” ungkap Rhys.

Hal ini membuat pekerjaan dokter, fisioterapis, dan pelatih jadi sangat terbantu serta dapat menangani masalah lebih cepat.


Diterbitkan

dalam

oleh