Sebelum mengubah alamat email Google, penting untuk mencadangkan semua data yang ada.

Pengguna kini dapat mengganti alamat email Google yang berakhiran gmail.com ke alamat baru yang berakhiran gmail.com.
Opsi ini menawarkan fleksibilitas kepada pengguna, karena mereka tidak harus membuat akun email baru.
Alamat email Google adalah sebuah identitas yang digunakan untuk login ke produk atau layanan Google.
Oleh karena itu, setelah pergantian alamat email, data yang sudah pernah tersimpan di akun lama tidak akan terpengaruh.
Baca juga: Cara Membuat Prompt di Model AI, Tips Gratis dari Google
Artinya, pengguna tetap bisa mengakses data yang ada serta menerima pesan yang dikirim ke alamat email sebelumnya.
Kemudian, pengguna juga dapat melakukan login dengan alamat email lama atau baru di semua layanan Google, seperti Gmail, Maps, Youtube, dan lain-lain.
Namun, sebelum mengganti alamat email, pengguna harus memeriksa apakah mereka dapat mengubahnya atau tidak.
Pasalnya, Google meluncurkan fitur ini secara bertahap dan mungkin belum tersedia bagi sejumlah pengguna.
Cara mengubah email Google
Ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum mengganti alamat email di Google.
- Buka myaccount.google.com/google-account-email dan login
- Pilih menu “Info Pribadi”
- Ketuk Email > Email Akun Google
- Pada bagian Email Akun Google, pilih Ubah Email Akun Google (bila opsi tersebut tidak ada, pengguna berarti belum bisa mengganti alamat email-nya)
- Masukkan nama pengguna baru yang ingin digunakan
- Ketuk Ubah Email > Ya, Ubah Email
- Ikuti langkah-langkah yang ada di layar perangkat dan selesai
Setelah selesai, pengguna akan memiliki alamat email baru, sedangkan alamat email lama masih ditampilkan sebagai email alias (alternatif).
Baca juga: ChatGPT Atlas, Browser AI Terbaru Pesaing Google Chrome
Sebagai catatan, Google membatasi email alias hingga 30 buah. Jika sudah mencapai jumlah maksimum, pengguna wajib menghapus salah satu alias apabila ingin mengganti alamat email.
Peringatan Google
Berdasarkan informasi di laman resminya, Google memperingatkan pengguna agar meninjau potensi masalah sebelum mengganti alamat email.
Lalu, pengguna disarankan untuk mengekspor, mencadangkan, atau memulihkan semua data yang ada, sekaligus mengkonfigurasi ulang setelan aplikasi.
Tindakan tersebut diperlukan agar perangkat ter-update dengan baik saat menggunakan alamat email baru.
Baca juga: GraphCast, Mesin Prediksi Cuaca Berbasis AI Canggih Google
Walaupun begitu, Google tidak menampik adanya gangguan yang mungkin terjadi setelah pergantian alamat email, misalnya direktori beranda yang terkadang terlihat kosong.
Apabila hal itu terjadi, lakukan log out terlebih dulu dan login kembali demi memecahkan masalah untuk sementara.
“Sebagian besar masalah ini akan hilang dalam beberapa jam setelah perubahan,” ungkap Google dalam laman resminya.
Tetapi, jika kendala berlanjut, Google menyarankan agar pengguna beralih menggunakan alamat email lama mereka.
