Struktur parkir sepeda bawah tanah Eco Cycle bisa dibongkar atau dipindahkan dengan mudah.

Perusahaan pengembangan solusi konstruksi yang ramah lingkungan, GIKEN, membuat sistem parkir sepeda bawah tanah mekanis di Jepang.
Fasilitas bernama GRIN Base EC (Eco Cycle) ini mengusung konsep “Culture Aboveground, Function Underground” yang mampu menampung hingga 200 sepeda.
Tujuannya adalah untuk mencegah parkir sepeda di sembarang tempat, memperkaya lanskap kota, serta menghemat ruangan.
Baca juga: Polisi China Pakai Kacamata AI untuk Patroli Lalu Lintas
Melansir laman resmi GIKEN pada Senin (30/3/2026), tempat parkir sepeda umumnya membutuhkan area sepanjang 25 meter jika ingin menampung 200 sepeda.
Oleh karena itu, desain yang efisien dari Eco Cycle memungkinkan pembangunan fasilitas parkir sepeda skala besar pada area dimana pengadaan lahan sulit dilakukan.
Kemudian, ruang di sekitarnya dapat dimanfaatkan kembali untuk fasilitas publik lainnya, seperti taman, trotoar, dan lain-lain.
Metode konstruksi sangat sistematis
Eco Cycle dibuat dengan proses konstruksi sederhana menggunakan Metode Press-in, sehingga memungkinkan pembangunan yang cepat, sekitar 2 bulan per unit.
Setelah itu, pekerjaan konstruksi dilakukan dengan mesin yang ringkas dan sistematis demi meminimalkan hambatan lalu lintas serta dampak pada area di sekitarnya.
Baca juga: Menteri AI Pertama di Dunia dari Albania Bernama Diella
Lebih canggihnya lagi, pekerjaan tersebut tidak menghasilkan polusi konstruksi, seperti getaran dan kebisingan.
Jadi, pembangunan Eco Cycle memungkinkan untuk dilakukan di daerah padat penduduk atau dekat dengan fasilitas umum.
Parkir sepeda bawah tanah yang tahan gempa
Struktur parkir sepeda bawah tanah ini juga bisa dibongkar atau dipindahkan dengan mudah karena menggunakan material yang berkelanjutan.
Baca juga: 3 Kota Cerdas Indonesia Masuk IMD Smart City Index 2025
Walaupun begitu, pengguna tidak perlu ragu dengan performanya. Selain sangat tahan air, Eco Cycle sengaja didesain untuk mempertahankan kinerja struktural yang stabil dalam jangka panjang.
Lalu, GIKEN juga telah merancang Eco Cycle sebagai bangunan yang tahan terhadap gempa hingga skala seismik 7.
Fitur parkir sepeda bawah tanah Eco Cycle
Selain itu, terdapat beberapa fitur canggih yang tersemat di dalam Eco Cycle, berikut daftarnya.
1. Parking/Retrieval Door
Pintu hanya terbuka saat sepeda akan melewatinya. Ini mencegah pengguna memasuki Pangkalan GRIN.
2. Side Guard
Pelindung yang berfungsi untuk mengantisipasi masuknya anak-anak ke dalam parkir sepeda bawah tanah dan memastikan keamanan.
3. Insertion Slot
Insertion Slot adalah fitur selebar ban sepeda yang ada di bagian bawah pintu, dan hanya terbuka saat pengguna telah meletakkan sepeda.
4. Guide Rail
Selanjutnya, fitur berupa sensor yang secara otomatis bernama Guide Rail atau rel pemandu.
Fungsinya adalah untuk mendeteksi hingga memperingatkan pengguna untuk mengambil tindakan korektif ketika roda sepeda terkunci atau keluar dari rel.
5. Pressure Sensor Mat
Sensor ini dirancang untuk menghentikan operasi Eco Cycle ketika seseorang berdiri di atas matras.
Sistem akan berhenti secara otomatis dan sepeda dikembalikan kepada pemiliknya dengan kecepatan yang aman.
6. Earthquake Detection Sensor
Sesuai namanya, sensor akan segera menghentikan sistem apabila mendeteksi gempa bumi yang melebihi getaran 100 Gal.
Spesifikasi parkir sepeda bawah tanah
- Mekanisme: elevator (rotating)
- Kedalaman: 14,4 meter
- Lebar: 8,4 meter
- Kapasitas: 200 sepeda (standar spesifikasi)
- Metode operasi: card reader (IC card + IC tag)
- Waktu pengambilan: 15 detik (average)
Spesifikasi sepeda
- Ukuran ban: 18-28 inch
- Lebar ban: 56 mm (max)
- Lebar sepeda: 650 mm (max)
- Panjang sepeda: 1.400-1.950 mm (max)
- Tinggi sepeda: 1.350 mm (max)
- Lebar keranjang depan: 580 mm (max)
- Lebar keranjang belakang: 530 mm (max)
- Berat: 40 kg (max)
Jenis sepeda
- Commuting bicycles with basket
- Electric-assisted bicycles
- Bicycles with front and rear seat
- Small wheel
- Road bicycles
- Mountain bicycles
