Hati-hati! Video Palsu Buatan AI Tersebar di Youtube

Ada lebih dari 100 video palsu buatan AI yang membanjiri kanal Youtube, sebagian besar menggunakan wajah-wajah selebritis ternama.

Youtube telah memperbaharui kebijakannya imbas dari menyebarnya video palsu buatan AI yang menggunakan wajah artis ternama pada Juli 2025.

Mengutip Wired, terdapat lebih dari 100 video palsu bergaya fanfiction yang tersebar di Youtube dengan nama-nama menyesatkan, misalnya Starfame, Media Buzz, dan Celebrity Scoop.

Mereka mencuri video dari beberapa kanal terkenal, seperti Jimmy Kimmel Live! dan Today With Jenna & Friends untuk mendapatkan kredibilitas.

Kemudian, merangkai video-video hasil pencurian itu menjadi satu kesatuan dan memanfaatkan bantuan AI untuk alih bahasa, suara, hingga subtitle.

Baca juga: Cara Cek Hak Cipta Konten di Youtube, Ternyata Ada Alatnya

Tidak hanya itu, para pencuri juga mengubah narasi dari video asli menjadi lebih dramatis demi menarik perhatian penonton.

Biasanya, video yang dipalsukan selalu bersifat kontroversial dari para selebritis terkenal.

Tujuannya jelas, yaitu untuk mendapatkan klik sebanyak-banyaknya dan menghasilkan uang.

“Video-video ini bisa disebut ‘cheapfake’, bukan deepfake, karena dirangkai dari beragam gambar dan klip video asli, dengan sulih suara dan subtitle dari AI,” jelas Simon Clark, psikolog kognitif di Universitas Bristol kepada Wired.

Ciri video palsu yang dibuat dengan AI

Untuk itu, penonton diharapkan memiliki filter untuk menyaring video palsu agar tidak mendapatkan informasi yang salah.

Baca juga: Veo 3 Gratis 1 Tahun bagi Pelajar di Indonesia

Berikut 5 ciri-ciri video palsu buatan AI di Youtube hasil rangkuman dari pernyataan Clark.

1. Nama akun menyesatkan, sehingga berpotensi mengelabui penonton dan menggiring opini ke arah yang tidak seharusnya.

2. Deskripsi video sangat dramatis, bahkan bersifat hiperbola dengan melebih-lebihkan situasi atau kondisi sebenarnya.

3. Sering menggunakan kata-kata clickbait, misalnya “momen tidak terlupakan, ikonik, lucu, dan sebagainya yang dikombinasikan dengan tanda seru (!).

4. Tingkah laku selebritis terasa janggal, apalagi bagi fans atau orang yang mengenalnya.

5. Pengambilan dan transisi video tidak berjalan mulus karena hasil kompilasi atau gabungan dari beberapa video asli.

Tanggapan Youtube terhadap video palsu di platform-nya

Youtube langsung memberikan tanggapan mengenai beredarnya video palsu hasil buatan AI di platform mereka.

Zayna Aston, Direktur Komunikasi YouTube EMEA, dalam sebuah pernyataan kepada Wired, mengatakan, semua konten yang diunggah ke YouTube harus mematuhi Pedoman Komunitas.

Baca juga: Kolaborasi Manusia dan AI Jadi Citra Perusahaan Masa Depan

“Jika kami menemukan konten tersebut melanggar kebijakan, kami akan menghapusnya,” jelas Aston.

Saat ini, Youtube sudah menghapus 37 kanal video palsu buatan AI, seperti kanal acara bincang-bincang selebritis dan kanal bergaya fanfiction lainnya.

Kemudian, Aston juga menegaskan, bahwa kanal yang menerapkan praktik penipuan tidak diizinkan di Youtube. 

Hal ini juga termasuk konten yang menggunakan metadata, judul, dan gambar mini yang menyesatkan.


Diterbitkan

dalam

oleh