Fitur AI terbaru Canva sudah terintegrasi di dalam halaman editor demi memudahkan penggunanya.

Canva meluncurkan dua fitur AI sekaligus yang bernama AI Where You Work dan @Canva pada acara Canva Keynote, Kamis (30/10/2025) waktu Pasifik.
Sepasang fitur terbaru itu merupakan asisten AI yang dijalankan oleh Creative Operating System (Creative OS).
Teknologi ini memungkinkan pengguna bisa langsung memanfaatkan asisten AI langsung di halaman editor Canva tanpa harus berpindah halaman atau aplikasi.
Creative OS dirancang menggunakan sebuah model desain berbasis AI pertama di dunia, yang sengaja dilatih untuk memahami proses kreatif.
Baca juga: Aplikasi Desain Canva Sudah Bisa Diakses di Indonesia
Cameron Adams, Co-founder sekaligus Chief Product Officer Canva, mengatakan bahwa model AI tersebut dapat memastikan semua elemen konten yang ada selaras dengan identitas merek pengguna.
“Tambahkan apapun yang Anda inginkan dan Canva akan mewujudkannya langsung di kanvas,” ujarnya.
Fitur pertama, yaitu AI Where You Work, tersedia dalam bentuk kotak kecil di setiap tab, sedangkan @Canva bisa di-mention pada kolom komentar.
Lalu, Canva memastikan kedua asisten AI mereka sudah mendukung bahasa Indonesia. Jadi, pengguna tidak perlu menulis prompt menggunakan bahasa Inggris.
AI Where You Work
Sebelum kehadiran Creative OS, fitur AI Where You Work sebenarnya sudah tersedia di Canva.
Tetapi, letaknya ada di luar kanvas, sehingga pengguna harus meninggalkan halaman editor terlebih dulu untuk menggunakannya.
Berkat pembaruan besar yang sudah dilakukan, kini AI Where You Work dapat dengan mudah diakses melalui halaman editor.
Baca juga: Bocoran iPhone Fold Lengkap, dari AI Sampai Harga
Fitur ini mampu membantu pengguna dalam membuat elemen visual secara otomatis melalui prompt.
Selain itu, AI Where You Work juga bisa dimanfaatkan untuk menulis teks untuk berbagai macam kebutuhan, misalnya caption, deskripsi produk, slogan, dan sebagainya.
@Canva
Fitur selanjutnya adalah @Canva, sebuah konsep AI baru yang selalu ada saat pengguna membutuhkan bantuan.
Cara menggunakannya sangat mudah, persis seperti @Meta di aplikasi WhatsApp.
Namun, jika @Meta harus di-mention lewat text box, fitur @Canva bisa “dipanggil” melalui kolom komentar.
Setelah itu, pengguna tinggal menulis kebutuhannya, seperti meminta @Canva mengubah foto, font, warna, dan lain-lain.
Baca juga: ChatGPT Atlas, Browser AI Terbaru Pesaing Google Chrome
Fitur AI ini akan mengubah elemen serta menawarkan alternatif sesuai permintaan secara real-time.
CEO Canva, Melanie Perkins, menyebutkan bahwa hal ini bisa jadi sebagai transisi dari era informasi menuju era imajinasi.
“Saat ini, kami ingin mendorong komunitas kreatif di seluruh dunia untuk meraih kesuksesan pada era di mana kreativitas menjadi ujung tombak,” katanya.
Walaupun begitu, Melanie menekankan, keberadaan AI hanya sebagai pendukung, dan kendali utama tetap berada di tangan manusia.
Fitur AI Canva lainnya
Bukan hanya kedua fitur AI di atas, pada kesempatan yang sama Canva juga memperkenalkan beberapa fitur AI untuk memudahkan pekerjaan pengguna.
Misalnya Canva Email, yang selalu siap mendesain email layaknya profesional dengan konsistensi gaya visual dari sebuah brand atau produk.
Lalu Canva Video 2.0, fitur yang punya kemampuan dalam membuat atau mengedit video hanya melalui satu perintah.
Berikutnya ada Canva Sheets, sebuah perangkat lunak spreadsheet visual bertenaga AI untuk mengatur dan menghubungkan berbagai konten dalam satu data.
Terakhir ialah Online Forms, fitur pembuat formulir yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengguna dan terintegrasi langsung ke Canva Sheets.
