Rekrut Bos AI Baru, Apple Intelligence Salip Galaxy AI?

Apple Intelligence diharapkan akan lebih bersaing dengan fitur AI dari para kompetitor.

Apple memperkuat komitmennya untuk memperkuat masa depan AI mereka dan fitur Apple Intelligence bagi pengguna iOS.

Oleh karena itu, perusahaan asal Amerika Serikat ini menunjuk peneliti veteran, Amar Subramanya, sebagai Vice President AI Apple yang baru pada Senin (1/12/2025).

Subramanya akan menggantikan John Giannandrea yang sebelumnya menjabat posisi penting tersebut.

Ia akan memimpin area-area penting, termasuk Apple Foundation Models, riset ML, dan akan melapor kepada Senior Vice President, Craig Federighi.

Baca juga: Lengkap! Fitur AI dan Spesifikasi Poco F8 Ultra dan Pro

Seperti yang diketahui, Subramanya memiliki keahlian mendalam dalam penelitian AI dan ML, serta mengintegrasikannya ke dalam produk atau fitur.

Maka dari itu, kehadirannya sangat penting bagi inovasi perusahaan serta fitur-fitur Apple Intelligence di masa mendatang.

Subramanya bergabung dengan Apple dari Microsoft, tempatnya terakhir menjabat sebagai Corporate Vice President of AI.

Baca juga: Honor Robot Phone Berbasis AI Mengguncang Dunia Teknologi

Sebelumnya, Subramanya juga pernah menghabiskan 16 tahun di Google dan sempat menjabat sebagai Head of Engineering Gemini.

“AI telah lama menjadi pusat strategi Apple, dan kami senang menyambut Amar ke dalam tim kepemimpinan Craig dan membawa keahlian AI-nya yang luar biasa ke Apple,” ungkap Tim Cook, CEO Apple dalam keterangan tertulis.

Langkah itu diharapkan mampu membantu Apple untuk terus meningkatkan teknologi mereka, terutama dalam pengembangan AI.

Tertinggal dari kompetitor

Melansir Reuters, Apple saat ini dianggap tertinggal dalam persaingan AI dan lambat dalam menambahkan fitur AI ke produknya jika dibandingkan dengan kompetitor.

Misalnya Samsung, yang lebih cepat memperbarui perangkat mereka dengan fitur dari Galaxy AI dan Gemini.

Malahan, pada awal tahun ini, Apple mengumumkan bahwa pengembangan AI pada asisten suara Siri akan ditunda hingga tahun 2026.

Hal itu sempat menimbulkan kabar bahwa Tim Cook kehilangan kepercayaan pada kemampuan Giannandrea dalam menjalankan pengembangan produk.

Baca juga: Bedanya iPhone 15 Pro, 16 Pro, dan iPhone 17 Pro

Walaupun begitu, Giannandrea akan tetap berada di Apple, menjabat sebagai penasihat hingga pensiun pada musim semi tahun depan.

“Kami berterima kasih atas peran John dalam membangun dan memajukan karya AI kami, membantu Apple terus berinovasi dan memperkaya kehidupan para pengguna kami,” ujar Tim.

Sekarang, Apple mengandalkan keahlian Subramanya dalam mengembangkan teknologi AI generasi berikutnya.

Selain itu, momen ini menandai babak baru yang menarik untuk dinantikan, bagaimana Apple Intelligence dan kemampuan AI di iOS lainnya dapat menyalip para kompetitor.

“Apple siap untuk mempercepat upayanya dalam menghadirkan pengalaman yang cerdas, terpercaya, dan sangat personal,” tulis perusahaan dalam keterangan pers.


Diterbitkan

dalam

oleh